Character is the result of two things: mental attitude and the way we spend our time.
Jumat, 02 Agustus 2013
MANFAAT AJAK BICARA BAYI
Agar anak-anak percaya diri, berbicaralah dengan bayi
Anda sesaat setelah dia lahir. Lupakan bahasa bayi yang tidak jelas, untuk
mendukung bayi Anda agar menjadi pembicara yang percaya diri, Anda perlu
mengajaknya bercakap-cakap sejak awal kelahiran.
Kita tahu bayi bisa mendengar suara bahkan saat masih belum lahir — tapi sekarang sebuah buku mengungkapkan mereka bisa memahami lebih banyak dari yang kita pikirkan.
“Anda seharusnya mulai berbicara dengan bayi segera setelah dia lahir,” tutur Tracey Blake, pengarang buku panduan terbaru untuk berkomunikasi dengan anak-anak, “Small Talk.”
Blake mengatakan anak-anaknya lebih percaya diri dan banyak berbicara berkat panduan-panduan dalam buku ini, dan mengatakan para orangtua bisa mengetahui hasilnya “dalam beberapa hari”.
Blake, jurnalis asal Inggris dan ibu dua orang anak, menulis buku ini bersama ahli terapi bicara Nicola Lathey — dan mengatakan teknik-teknik Small Talk berarti bahwa dia dan putrinya, Minnie, melakukan “percakapan” ketika anaknya berusia 10 pekan. Dia menambahkan bahwa bayi “terprogram” untuk merespon bahasa jauh lebih awal dari yang dibayangkan sebagian besar orang.
“Mereka bisa mendengar Anda saat berada dalam kandungan – suara Anda menenangkan mereka,” tutur Blake. “Dari pekan ke-26, tangisan mereka dipengaruhi suara Anda. Bayi-bayi dari Jerman, Prancis, dan Italia semua mengeluarkan suara yang berbeda.”
Kuncinya, tutur Blake, adalah para orangtua harus menggunakan bahasa sederhana, menjelaskan apa yang mereka lihat, bukannya “memberi pertanyaan” kepada anak-anak — dan berikan tenggat waktu agar mereka memiliki kesempatan untuk merespon.
Blake, yang juga memiliki blog tentang cara mengasuh, mengatakan bahwa umur empat hingga 10 pekan adalah waktu yang sempurna untuk memulai “percakapan” dengan bayi Anda.
“Ini bukan cara mengasuh yang ambisius – jika Anda mengikuti teknik-tekniknya, ini semua akan berjalan dengan lebih cepat,” tutur Blake, “Pada empat atau 10 pekan, ketika suara ‘Wahh’ mulai berubah menjadi ‘ohh, ehh dan ahh,’ itu adalah tahap ketika Anda harus memulai percakapan.”
Kuncinya adalah memberikan kesempatan anak-anak untuk berbicara, memberikan tenggang waktu dan melihat mereka dengan penuh harap, tutur Blake. Gunakanlah kata-kata sederhana, tidak perlu kalimat sempurna. Jelaskan apa yang mereka lihat, atau suara di sekitar mereka. Jika seorang anak bermain dengan balok kayu, sebagai contoh, orang tua bisa mengatakan,”bang, bang, bang” daripada “buatlah sebuah menara!”
“Hal terpentingnya adalah tetap menjaga kontak mata,” tutur Blake. “Berikan waktu, dan mereka akan mengatakan sesuatu sebagai respon, dan seperti itu caranya. Teman ahli terapi bicara saya Nicola, bercakap-cakap dengan putri saya Minnie saat dia berusia 10 pekan – ketika semua orang mengabaikan apa yang dikatakan sang bayi.”
Blake mengatakan teknik-tekniknya bisa dilihat hasilnya dalam beberapa hari.
“Mudah berbicara dengan anak-anak Anda,” tutur Blake, “Buatlah mereka tertarik – jangan menggurui mereka. Anda harus mengatakan apa yang Anda lihat — secara harfiah. Jika mereka naik ke tangga, katakan, ‘Naik’ dan tunjuklah. Dengan cara itu tanda dan kata bisa dimengerti secara bersamaan. Faktanya adalah ketertarikan Anda membangun kepercayaan diri. Sangat bermanfaat, setelah beberapa hari, mereka akan memberi respon kepada Anda.”
Kita tahu bayi bisa mendengar suara bahkan saat masih belum lahir — tapi sekarang sebuah buku mengungkapkan mereka bisa memahami lebih banyak dari yang kita pikirkan.
“Anda seharusnya mulai berbicara dengan bayi segera setelah dia lahir,” tutur Tracey Blake, pengarang buku panduan terbaru untuk berkomunikasi dengan anak-anak, “Small Talk.”
Blake mengatakan anak-anaknya lebih percaya diri dan banyak berbicara berkat panduan-panduan dalam buku ini, dan mengatakan para orangtua bisa mengetahui hasilnya “dalam beberapa hari”.
Blake, jurnalis asal Inggris dan ibu dua orang anak, menulis buku ini bersama ahli terapi bicara Nicola Lathey — dan mengatakan teknik-teknik Small Talk berarti bahwa dia dan putrinya, Minnie, melakukan “percakapan” ketika anaknya berusia 10 pekan. Dia menambahkan bahwa bayi “terprogram” untuk merespon bahasa jauh lebih awal dari yang dibayangkan sebagian besar orang.
“Mereka bisa mendengar Anda saat berada dalam kandungan – suara Anda menenangkan mereka,” tutur Blake. “Dari pekan ke-26, tangisan mereka dipengaruhi suara Anda. Bayi-bayi dari Jerman, Prancis, dan Italia semua mengeluarkan suara yang berbeda.”
Kuncinya, tutur Blake, adalah para orangtua harus menggunakan bahasa sederhana, menjelaskan apa yang mereka lihat, bukannya “memberi pertanyaan” kepada anak-anak — dan berikan tenggat waktu agar mereka memiliki kesempatan untuk merespon.
Blake, yang juga memiliki blog tentang cara mengasuh, mengatakan bahwa umur empat hingga 10 pekan adalah waktu yang sempurna untuk memulai “percakapan” dengan bayi Anda.
“Ini bukan cara mengasuh yang ambisius – jika Anda mengikuti teknik-tekniknya, ini semua akan berjalan dengan lebih cepat,” tutur Blake, “Pada empat atau 10 pekan, ketika suara ‘Wahh’ mulai berubah menjadi ‘ohh, ehh dan ahh,’ itu adalah tahap ketika Anda harus memulai percakapan.”
Kuncinya adalah memberikan kesempatan anak-anak untuk berbicara, memberikan tenggang waktu dan melihat mereka dengan penuh harap, tutur Blake. Gunakanlah kata-kata sederhana, tidak perlu kalimat sempurna. Jelaskan apa yang mereka lihat, atau suara di sekitar mereka. Jika seorang anak bermain dengan balok kayu, sebagai contoh, orang tua bisa mengatakan,”bang, bang, bang” daripada “buatlah sebuah menara!”
“Hal terpentingnya adalah tetap menjaga kontak mata,” tutur Blake. “Berikan waktu, dan mereka akan mengatakan sesuatu sebagai respon, dan seperti itu caranya. Teman ahli terapi bicara saya Nicola, bercakap-cakap dengan putri saya Minnie saat dia berusia 10 pekan – ketika semua orang mengabaikan apa yang dikatakan sang bayi.”
Blake mengatakan teknik-tekniknya bisa dilihat hasilnya dalam beberapa hari.
“Mudah berbicara dengan anak-anak Anda,” tutur Blake, “Buatlah mereka tertarik – jangan menggurui mereka. Anda harus mengatakan apa yang Anda lihat — secara harfiah. Jika mereka naik ke tangga, katakan, ‘Naik’ dan tunjuklah. Dengan cara itu tanda dan kata bisa dimengerti secara bersamaan. Faktanya adalah ketertarikan Anda membangun kepercayaan diri. Sangat bermanfaat, setelah beberapa hari, mereka akan memberi respon kepada Anda.”
MANFAAT AJAK BAYI BICARA
Agar anak-anak percaya diri, berbicaralah dengan bayi
Anda sesaat setelah dia lahir. Lupakan bahasa bayi yang tidak jelas, untuk
mendukung bayi Anda agar menjadi pembicara yang percaya diri, Anda perlu
mengajaknya bercakap-cakap sejak awal kelahiran.
Kita tahu bayi bisa mendengar suara bahkan saat masih belum lahir — tapi sekarang sebuah buku mengungkapkan mereka bisa memahami lebih banyak dari yang kita pikirkan.
“Anda seharusnya mulai berbicara dengan bayi segera setelah dia lahir,” tutur Tracey Blake, pengarang buku panduan terbaru untuk berkomunikasi dengan anak-anak, “Small Talk.”
Blake mengatakan anak-anaknya lebih percaya diri dan banyak berbicara berkat panduan-panduan dalam buku ini, dan mengatakan para orangtua bisa mengetahui hasilnya “dalam beberapa hari”.
Blake, jurnalis asal Inggris dan ibu dua orang anak, menulis buku ini bersama ahli terapi bicara Nicola Lathey — dan mengatakan teknik-teknik Small Talk berarti bahwa dia dan putrinya, Minnie, melakukan “percakapan” ketika anaknya berusia 10 pekan. Dia menambahkan bahwa bayi “terprogram” untuk merespon bahasa jauh lebih awal dari yang dibayangkan sebagian besar orang.
“Mereka bisa mendengar Anda saat berada dalam kandungan – suara Anda menenangkan mereka,” tutur Blake. “Dari pekan ke-26, tangisan mereka dipengaruhi suara Anda. Bayi-bayi dari Jerman, Prancis, dan Italia semua mengeluarkan suara yang berbeda.”
Kuncinya, tutur Blake, adalah para orangtua harus menggunakan bahasa sederhana, menjelaskan apa yang mereka lihat, bukannya “memberi pertanyaan” kepada anak-anak — dan berikan tenggat waktu agar mereka memiliki kesempatan untuk merespon.
Blake, yang juga memiliki blog tentang cara mengasuh, mengatakan bahwa umur empat hingga 10 pekan adalah waktu yang sempurna untuk memulai “percakapan” dengan bayi Anda.
“Ini bukan cara mengasuh yang ambisius – jika Anda mengikuti teknik-tekniknya, ini semua akan berjalan dengan lebih cepat,” tutur Blake, “Pada empat atau 10 pekan, ketika suara ‘Wahh’ mulai berubah menjadi ‘ohh, ehh dan ahh,’ itu adalah tahap ketika Anda harus memulai percakapan.”
Kuncinya adalah memberikan kesempatan anak-anak untuk berbicara, memberikan tenggang waktu dan melihat mereka dengan penuh harap, tutur Blake. Gunakanlah kata-kata sederhana, tidak perlu kalimat sempurna. Jelaskan apa yang mereka lihat, atau suara di sekitar mereka. Jika seorang anak bermain dengan balok kayu, sebagai contoh, orang tua bisa mengatakan,”bang, bang, bang” daripada “buatlah sebuah menara!”
“Hal terpentingnya adalah tetap menjaga kontak mata,” tutur Blake. “Berikan waktu, dan mereka akan mengatakan sesuatu sebagai respon, dan seperti itu caranya. Teman ahli terapi bicara saya Nicola, bercakap-cakap dengan putri saya Minnie saat dia berusia 10 pekan – ketika semua orang mengabaikan apa yang dikatakan sang bayi.”
Blake mengatakan teknik-tekniknya bisa dilihat hasilnya dalam beberapa hari.
“Mudah berbicara dengan anak-anak Anda,” tutur Blake, “Buatlah mereka tertarik – jangan menggurui mereka. Anda harus mengatakan apa yang Anda lihat — secara harfiah. Jika mereka naik ke tangga, katakan, ‘Naik’ dan tunjuklah. Dengan cara itu tanda dan kata bisa dimengerti secara bersamaan. Faktanya adalah ketertarikan Anda membangun kepercayaan diri. Sangat bermanfaat, setelah beberapa hari, mereka akan memberi respon kepada Anda.”
Kita tahu bayi bisa mendengar suara bahkan saat masih belum lahir — tapi sekarang sebuah buku mengungkapkan mereka bisa memahami lebih banyak dari yang kita pikirkan.
“Anda seharusnya mulai berbicara dengan bayi segera setelah dia lahir,” tutur Tracey Blake, pengarang buku panduan terbaru untuk berkomunikasi dengan anak-anak, “Small Talk.”
Blake mengatakan anak-anaknya lebih percaya diri dan banyak berbicara berkat panduan-panduan dalam buku ini, dan mengatakan para orangtua bisa mengetahui hasilnya “dalam beberapa hari”.
Blake, jurnalis asal Inggris dan ibu dua orang anak, menulis buku ini bersama ahli terapi bicara Nicola Lathey — dan mengatakan teknik-teknik Small Talk berarti bahwa dia dan putrinya, Minnie, melakukan “percakapan” ketika anaknya berusia 10 pekan. Dia menambahkan bahwa bayi “terprogram” untuk merespon bahasa jauh lebih awal dari yang dibayangkan sebagian besar orang.
“Mereka bisa mendengar Anda saat berada dalam kandungan – suara Anda menenangkan mereka,” tutur Blake. “Dari pekan ke-26, tangisan mereka dipengaruhi suara Anda. Bayi-bayi dari Jerman, Prancis, dan Italia semua mengeluarkan suara yang berbeda.”
Kuncinya, tutur Blake, adalah para orangtua harus menggunakan bahasa sederhana, menjelaskan apa yang mereka lihat, bukannya “memberi pertanyaan” kepada anak-anak — dan berikan tenggat waktu agar mereka memiliki kesempatan untuk merespon.
Blake, yang juga memiliki blog tentang cara mengasuh, mengatakan bahwa umur empat hingga 10 pekan adalah waktu yang sempurna untuk memulai “percakapan” dengan bayi Anda.
“Ini bukan cara mengasuh yang ambisius – jika Anda mengikuti teknik-tekniknya, ini semua akan berjalan dengan lebih cepat,” tutur Blake, “Pada empat atau 10 pekan, ketika suara ‘Wahh’ mulai berubah menjadi ‘ohh, ehh dan ahh,’ itu adalah tahap ketika Anda harus memulai percakapan.”
Kuncinya adalah memberikan kesempatan anak-anak untuk berbicara, memberikan tenggang waktu dan melihat mereka dengan penuh harap, tutur Blake. Gunakanlah kata-kata sederhana, tidak perlu kalimat sempurna. Jelaskan apa yang mereka lihat, atau suara di sekitar mereka. Jika seorang anak bermain dengan balok kayu, sebagai contoh, orang tua bisa mengatakan,”bang, bang, bang” daripada “buatlah sebuah menara!”
“Hal terpentingnya adalah tetap menjaga kontak mata,” tutur Blake. “Berikan waktu, dan mereka akan mengatakan sesuatu sebagai respon, dan seperti itu caranya. Teman ahli terapi bicara saya Nicola, bercakap-cakap dengan putri saya Minnie saat dia berusia 10 pekan – ketika semua orang mengabaikan apa yang dikatakan sang bayi.”
Blake mengatakan teknik-tekniknya bisa dilihat hasilnya dalam beberapa hari.
“Mudah berbicara dengan anak-anak Anda,” tutur Blake, “Buatlah mereka tertarik – jangan menggurui mereka. Anda harus mengatakan apa yang Anda lihat — secara harfiah. Jika mereka naik ke tangga, katakan, ‘Naik’ dan tunjuklah. Dengan cara itu tanda dan kata bisa dimengerti secara bersamaan. Faktanya adalah ketertarikan Anda membangun kepercayaan diri. Sangat bermanfaat, setelah beberapa hari, mereka akan memberi respon kepada Anda.”
Selasa, 16 Juli 2013
KAMU ITU,,
Sekarang
aku di persakitan, entah kenapa untuk beberapa hari ini aku kepikiran kamu
terus.. kamu apa kabar?
Keadaan
kamu berubah sekali, kamu jarang terlihat dikampus. Anak-anak kelas nanyain
kamu ke aku. Aku hanya bisa mengangkat bahu. Mungkin mereka sudah tahu, hmm
engga semuanya peduli. Terpenting lagi aku lebih peduli kamu. Tapi aku siapa?
Aku bukan siapa-siapa kamu lagi. Kamu yang menginginkan aku untuk pergi jauh
dan tidak mengganggu kehidupan kamu lagi. Tapi aku gagal, gagal untuk bisa
melupakan kamu. Pada akhirnya, aku sendiri yang merasa kesakitan karena belum
bisa merelakan kamu. Yaa, aku sadar banyak banget dorongan dan motivasi untuk
terus menatap kedepan, tapi ini sekali lagi tentang fikiranku dan pilihanku.
Aku merasa yakin, entah apa yang bisa membuat aku yakin akan kamu. Cuma kamu
yang bisa merubah pola pikir aku untuk bisa, untuk berubah. Kamu masih inget
nggak, waktu pertama kali kita jalan ke Pondoknya Galih, dengan tepatnya kamu
bisa tahu kalau aku pernah kerja di Ramayana dan lebih mengagumkan lagi ketika
kamu tahu hari kapan aku libur. Engga semua manusia itu inget lho amah al-hal
yang kecil kaya gituu. Wanita mana si yang enggak bakalan meleleh kalo aja ada
orang yang belum dikenal deket tapi dia uda tahu segalanya tentang kita? Aku
ngerasa itu cewe bakal sakit kalo ampe engga naro hati ama tu cowo. Tapi kamu?
Kamu beda, kamu punya cara tersendiri untuk bisa ngedapetin apapun tentang aku.
Hal itu yang buat aku suka ama kamu lebih tepatnya aku uda punya hati ama kamu.
Bahkan aku masi hafal waktu, dimana, dan seperti apa kronologinya. Mungkin pada
saat itu juga kamu uda buat aku jadi
lebih tertarik lagi. Kamu itu uda kaya pera tanpa sayap yang uda bisa ngebuka
jalan pikiran aku dari dunia khayal, bangunin aku dari mimpi, buat aku senyum,
ketawa tiap hari walaupun aku juga sering dibuat nangis ama kamu. Kamu itu
nyebelin, tapi itu hal yang buat aku tambah sayang ama kamu. Sadar dong kamu,
aku tu uda ketergantungan banget ama kamu. Aku susah buat ngelepasin kamu. Aku
msih butuh kamu banget disini. Kamu yang buat aku kaya gini, semuanya aku tulis
buat kamu. Aku engga bisa curhat ama yang lainnya. Dulu, kalo ada masalah
apapun ampe hal yang paling ga penting untuk diomongin aku selalu laporan dan
aku selalu bilang ama kamu. Karena aku engga bisa sehari tanpa curhat. Kamu
juga tahu kalo aku uda engga percaya lagi untuk curhat ama yang lainnya, dan
kamu pun ngelarang itu. Harus kaya
gimana lagi sih aku, untuk bisa ngeyakinin kamu lagi? Harusnya kamu tu jadi
sahabat aku yang paling baik yang paling bisa ngertiin aku disaat aku kaya
gini, meskipun uda engga ada ikatan apa-apa lagi. Karena Cuma kamu yang pernah
ada buat aku. Karena kita pernah saling sayang pernah punya rasa satu sama
lain. Bukan untuk jadi musuh. Aku engga mau kaya gini. Aku butuh kamu L
DON'T YOU REMEMBER ?????
Don’t
you remember that you always said I’ll always be for you honey,, when I and you
became us
Don’t
you remember that you always said I miss you my dear and I want you only in
this world,, when I and you became us
Don’t
you remember that you always said I need you honey,, don’t let me down,, when I
and you became us
Don’t
you remember that you always said I promise I’ll never let you down and never
leave you honey,, when I and you became us
Don’t
you remember that you always said we’ll make the other wonderful day again for
you honey,, when I and you became us
Don’t
you remember that you always said I promise that I only for you honey I’ll not
cheat,, when I and you became us
Don’t
you remember that you always said I always be for you honey,, when I and you
became us
Don’t
you remember that you always said I love you AL I wish it never end and you are
my beloved honey and my future wife,, when I and you became us
Don’t
you remember that you always said May ALLAH make our love like Jasmine, rose,
and edelweiss,, when I and you became us
Don’t
you remember that’s all my love??
How
can you forget that’s all?
Those
are your promise to me. But why you broke all?? You make it and you broke it.
It hurt really. But I can’t hate you. Cause I forget how to hate you. In my
mind I just can be able to loving you much. I need you more than you can
imagine it. I cry so many nights to remember you. I am suffering from these. I
need you come back like our day on 3rd October 2012 at 2 PM. I still
remember that time, anything about you, I can’t forget it. I’ll always save it
on my memorize. Really I need you. Sorry I can’t be perfect for you. I miss you
Hanyiii :-*
APA KABAR KAMU DISANA??
Gimana
kabar kamu disana?
Aku
harap kamu baik-baik aja yaa setelah nggak ada aku, aku harap kamu bisa
mengatur hidup kamu lebih baik lagi dari yang sebelumnya. Aku yakin kamu pasti
bahagia sekarang, jauh lebih bahagia lagi disaat aku uda engga sama kamu lagi,
uda engga ngerepotin hidup kamu lagi. Kamu sekarang bebas J, iya bebas untuk mengeksplorasi diri kamu mau jadi
apa, jadi yang kamu inginkan, udah enggak ada lagi orang yang ngatur-ngatur
kamu, uda enggak ada lagi orang yang ngelarang kamu untuk ngelakuin apa yang
kamu inginkan. Semuanya menghilang. Mungkin ini salah satu wujud keberhasilan
kamu untuk bisa ninggalin aku sendiri disini. Kamu pasti have fun banget ya,
bisa nongkrong lebih lama dengan teman sebayamu, bisa ngobrol bahkan jalan ama
yang lainnya mungkin ampe lupa waktu juga. Tapi yang terpenting adalah kamu
mempunyai waktu untuk maen games favorit kamu selama 24 jam yang kamu mau, itu
kan? J seneng deh ngeliat kamu bisa leluasa begitu, bisa
berangkat ke kampus tanpa harus buru-buru, bisa berangkat kapan aja. Kan, kamu
yang bilang sendiri kalo kamu enggak ngejemput aku, itu tandanya kamu masih
punya kesempatan untuk tidur lebih lama lagi tanpa harus terima panggilan masuk yang mungkin telinga kamu sebel
ngedengernya. Kamu pasti bebas banget ya, uda enggak pernah ngedenger ada orang
yang cerewet atau teriak-teriak di handphone Cuma buat bangunin kamu, uda engga
ada yang marah-marahin kamu lagi, uda engga ada beban dah pokoknya. Iya, itu
kamu. Sekarang kamu bebas, dengan apa aja yang bisa kamu lakuin ke semuanya.
Kamu bisa memilih dan memilah mana yang terbaik untuk kamu dan mana yang tidak
baik untuk kamu. Sekarang hidup kamu enggak boros lagi, kamu bisa nyimpen uang jajan kamu untuk beli
sesuatu yang kamu inginkan. Waktu masih ada aku, kamu kerepotan banget yah.
Maaf yah, aku emang bisanya merepotkan
kamu aja. Ngabisin bensin kamu, waktu kamu, tenaga kamu, bahkan pikiran kamu.
Tapi aku berani sumpah demi apa pun aku enggak pernah ada niatan untuk
manfaatin kamu. Tapi kamu gampang banget lho ngomong gitu ke aku, ‘kamu tu cewe
yang bisanya manfaatin aku aja’. Enggak ada, aku sadar, sesadar-sadarnya aku
kalau aku memang buat repot kamu. Tapi semuanya aku bayar dengan rasa sayang
aku ke kamu. Yaaa, mungkin kamu menganggap kalau aku engga punya apa-apa dan
enggak ada apa-apanya buat kamu, aku belum bisa ngasi yang terbaik buat kamu,
memang aku tidak bisa sesempurna yang kamu inginkan. Tapi aku hanya mencoba
menyayangi kamu dengan sesempurna mungkin. Aku mencoba ada buat kamu, mungkin
tidak untuk kamu yang selalu mengaggap aku tidak ada. Aku selalu mendengarkan
kamu, menuruti apa yang menjadi anutan. Mengaplikasikan kedalam hari-hariku.
Aku mencoba berubah, semua itu aku lakukan karena kamu yang bisa mendoktrin
aku. Menguasai jalan pikiranku. Aku kangen dengan semua itu. Yah, semuanya
terlebih aku kangen kamu. Aku memang tidak becus
untuk menjaga kamu dengan baik, tapi aku berusaha untuk membuat kamu tetap
nyaman disamping aku, karena aku masih membutuhkan kamu. I don’t know what
should I do for you come back to me again. But really, I hurt when I see you, I
hurt when I see your laugh to other. That’s all is my fault. I can not keep you
well, I can not keep our promise that I always be perfect for you. It seems
like I far from you. Just you are the only one that I want now. You never know
and can not feel my heart. I can not say anything to imagine it that really I
need you, really I miss you much. Anything I do for you, that’s all is failed
to get you again. I want you back. Like the first I meet you honey. All of our
promise we made it, I still remember. Aren’t you?
I’ll
promise for you that I’ll love you with all of my heart never cheat anything
again. I’ll try to understanding you. I love you <3 :-* L
Langganan:
Postingan (Atom)
