Instagram
Tampilkan postingan dengan label HEALTH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HEALTH. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Maret 2014

Penyebab Perut Buncit

Hi Guys,, seperti yang dikutip dari majalah nii... Penyebab Perut Buncit yang Tidak Pernah Kalian Duga. Dulu orang gemuk dianggap sebagai lambang kesejahteraan dan kemakmuran. Bahkan beberapa figur dalam sejarah seperti Napoleon Bonaparte, Alfred Hitchcock hingga Patih Gajah Mada digambarkan memiliki perut buncit untuk menambah kesan gentle pada figur mereka.
Tapi jaman sudah berubah. Sekarang perut buncit identik dengan penyakit dan pemicu beberapa kasus kematian di usia yang lebih muda. Ironisnya, perut buncit lebih mudah didapat ketimbang perut langsing dan rata.
Patut diakui bahwa untuk mengalahkan perut buncit, maka Anda harus mempelajarinya lebih dalam. Anda mungkin perlu menjawab beberapa pertanyaan berikut ini; Apa perut buncit itu? Apa yang ada di dalam perut buncit? dan yang paling penting bagaimana mengecilkan perut buncit? 
1) Lemak
Ini adalah faktor paling jelas mengapa seseorang memiliki perut buncit. Tapi kebanyakan orang tidak sadar bahwa perut buncit itu terdiri dari dua jenis lemak. Untuk menentukan jenisnya, Anda cukup menekannya dengan jari. Letakkan tangan Anda di perut dan tekan. Apakah rasanya lunak seperti marshmallow atau keras seperti wanita hamil?
Perut buncit yang lunak kebanyakan mengandung lemak yang disebut subcutaneous-lemak yang berada di bawah kulit atau di atas jaringan otot. Itulah alasan mengapa perut Anda terasa lunak. sedangkan perut buncit yang keras biasanya terdiri dari lemak visceral, yaitu lemak yang berada diantara otot dan organ. “Sel lemak ini mendorong dinding abdominal ke arah luar,” terang Anthony Spataro, Ph.D, dari New Mexico Department of Health.
Dari sudut pandang kesehatan ada perbedaan antara kedua jenis lemak tersebut. Perut yang keras membuat Anda rentan terhadap penyakit kardiovaskuler dan penyakit dalam. Alasannya, lemak ini berada jauh di dalam sehingga mendorong organ internal sekaligus mengganggu sistem pencernaan dan sirkulasi darah normal.
Tapi lemak viceral lebih mudah hilang ketimbang lemak subcutaneous. “Ini menjelaskan mengapa pria lebih mudah menurunkan berat badan ketimbang wanita. Wanita cenderung menyimpan lemak subcutaneous,” tambah Spataro.
Satu hal yang perlu diingat, semua perut buncit-baik itu keras ataupun lunak-mengindikasikan bahwa Anda punya masalah dengan kolesterol dan berisiko terkena penyakit koroner. Mengapa? Kadar lemak yang terlalu tinggi dalam aliran darah mendorong liver untuk mengeluarkan LDL (lemak jahat). LDL dalam jumlah yang tinggi dapat memblokade aliran darah sehingga aliran darah menjadi tersumbat.
Untuk mencegah hal ini, Spataro punya tiga resep utama yaitu, memperbanyak makan sayur dan buah, latihan yang tepat dan disiplin menjalankannya.
2) Otot yang Lemah
Meregangkan otot sebelum olahraga memang penting-tapi jika Anda punya perut bucit maka ini pertanda bahwa perut Anda regang sepanjang waktu. Prosesnya seperti ini; ketika Anda duduk, lemak visceral yang berada di perut menekan keluar sehingga secara perlahan otot abdominal menjadi lemah.
Otot yang meregang ini kemudian kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan posisi perut pada bentuk aslinya. Dan seiring berjalannya waktu, otot tersebut terus meregang sehingga perut makin menonjol ke depan.
Otot perut sangat fleksibel. Ia akan kembali ke bentuk semula jika diberi cukup kesempatan. makan lebih sering dalam porsi kecil tidak hanya mencegah otot perut meregang, tetapi juga membuatnya lebih kuat.
Melatih otot perut merupakan hal wajib yang perlu Anda lakukan. ada berbagai latihan otot perut yang bisa anda coba seperti crunch, plank, leg raise dan masih banyak lagi. Jenis latihan ini akan membantu Anda mendapatkan otot perut yang kuat sekaligus membakar kalori lebih banyak.
3) Hamstring yang Tegang
Bagaimana mungkin otot di belakang paha bisa membuat perut buncit? Kontribusinya mungkin tidak secara langsung. “Ketika hamstring tegang, tubuh menjadi sulit disangga dan sulit tegak,” terang Spataro.
Punggung bagian bawah harus bekerja lebih keras agar Anda tetap berdiri tegap. Kerja lebih berarti tekanan juga lebih, sehingga membuat otot punggung bawah cepat lelah. Ketika otot bagian tengah melemah maka tubuh mulai gampang limbung dan perut lebih mudah membuncit.
Ketegangan hamstring biasanya terjadi akibat dua hal, yaitu olahraga dan tidak olahraga. Ini bukan buah simalakama. Jika Anda melakukan pekerjaan di tempat duduk, hamstring Anda akan cenderung tegang. Posisi duduk dengan kaki ditekuk akan membuat hamstring selalu berada dalam posisi memendek sehingga membuatnya kaku.
Untuk mencegah ketegangan hamstring, luangkan waktu untuk peregangan setiap 20 menit dari posisi duduk Anda. Contohnya: Duduklah di lantai dengan kaki lurus ke depan. Pertahankan punggung tegak dan perlahan condongkan tubuh ke depan sampai kedua tangan menentuh jari kaki. Anda harus merasakan peregangan yang nyaman di bagian belakang paha. Tahan beberapa detik, kembali ke posisi semula dan ulangi 5-8 repetisi.
4) Tulang Belakang Menyusut
Ini adalah alasan terakhir mengapa perut Anda buncit. Ada percobaan sederhana yang bisa Anda coba. Ambil posisi merangkak dengan bertumpu pada kedua tangan lutut. Dengan posisi ini Anda akan mengira perut Anda menggantung ke bawah dan kelihatan lebih besar. Padahal perut Anda malah terlihat lebih rata . Gravitasi menarik perut Anda secara merata sehingga tersebar di sepanajng bagian tubuh Anda.
Sayangnya, Anda tidak bisa berangkat ke kantor dengan posisi seperti ini. “Tubuh kita tidak dirancang untuk berjalan menggunakan empat kaki,” kata ahli anatomi Leonard Hayflick dari University of San Francisco School of Medicine.
“Semakin tua tulang belakang kita semakin mengerut dan semakin kecil. Tapi semua jaringan lemak di sekitarnya tetap. Hasilnya seperti jaket berukuran XL dipakai orang berukuran S,” tambah Hayflick

Kamis, 27 Februari 2014

Berlebihan Konsumsi Makanan Berbahan Tepung Picu Keriput


HI gals mau repost niih seperti yang dikutip oleh TRIBUNNEWS.COM - Saat mengalami kondisi kulit dan tubuh yang tidak wajar, banyak yang menuding "konsumsi gula" berlebihan sebagai pencetusnya.
Well, itu merupakan salah satu kesalahan pola makan yang harus dihindari jika Anda ingin memiliki kulit yang sehat dan bersinar.
Huffingtonpost melansir sejumlah kesalahan makan yang seringkali dilakukan.
* Makan terlalu banyak makanan mengandung gula
Hari buruk bagi sebagian orang adalah saat mengonsumsi es krim dan makanan yang manis. Dan pilihan ini akan membuat hari-hari Anda semakin buruk, jika Anda tidak mengetahui apa yang terjadi dengan kulit jika mengonsumi makanan tersebut secara berlebihan.
Makanan dengan gula tambahan akan meningkatkan level gula darah dalam tubuh dan menyebabkan peradangan kronis dalam tubuh, yang akan merusak kolagen di kulit.
* Mengonsumsi makanan berbahan tepung berlebihan
Bahan pati yang terdapat dalam roti putih, pasta dan nasi putih, menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat. Hal ini memicu peradangan dalam tubuh. Proses ini juga akan menghasilkan enzim yang memecah kolagen dan elastin, yang membuat kulit menjadi kendur dan keriput.
* Lupa menghitung konsumsi minuman
Sama halnya dengan makanan, gula yang terdapat dalam minuman pun memberikan efek pada penuaan dini, jerawat dan kondisi kulit lainnya. Terutama gula yang terdapat dalam minuman seperti jus dan soda, gampang diserap aliran darah. (TOI)

Mitos Seputar Kulit Kepala dan Rambut


Mitos Seputar Kulit Kepala dan Rambut


Bagi wanita, kesehatan kulit kepala dan rambut sangat penting. Apa pun kita lakukan demi indahnya mahkota kepala. Bahkan nasehat yang sudah turun temurun dari nenek tetap kita  ikuti, tanpa banyak bertanya. Pernahkah Anda penasaran akan kebenaran beberapa nasehat tersebut? Berikut ini adalah mitos yang seringkali dipercayai kebenarannya. Jangan-jangan Anda adalah salah satunya?

1. Jamur akan tumbuh di kulit kepala jika tidur saat kondisi kepala dan rambut basah usai keramas.
Tidur dengan kondisi kepala dan rambut basah dan bersih setelah keramas tidak menyebabkan jamur tumbuh. Infeksi jamur pada kulit kepala dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Diantaranya, terular dari penderita lain, kebersihan kulit kepala yang buruk, adanya luka terbuka, dan daya tahan tubuh yang lemah. Jamur yang tinggal pada kulit kepala kering atau berminyak, biasanya memiliki banyak tumpukan sel kulit mati. Sehingga, jamur seakan-akan mendapat suplai makanan lebih, yang mengakibatkan jamur tumbuh subur dan menyebabkan ketombe..Ketombe adalah penyakit pada kulit kepala yang sangat mudah menular pada orang lain.
Ketombe bukan penyakit menular. Jamur malassezia yang berperan dalam proses terjadinya ketombe adalah flora normal pada kulit kepala. Sehingga tidak dapat merangsang terbentuknya ketombe pada kulit kepada orang lain dengan cara penularan. Itulah sebabnya penting untuk menggunakan shampo antiketombe yang menyehatkan kulit kepala. Zat aktif ZPT dan Pro V adalah dua kombinasi kandungan shampo yang bisa menyehatkan kulit kepala. Keduanya bisa ditemui di shampo Pantene Pro V antidandruff.

3. Jika Anda memotong rambut sangat pendek hingga hanya tersisa 1 cm, tekstur rambut akan otomatis berubah, menebal dan tumbuh subur.
Jenis rambut seseorang hanya diturunkan dan ditentukan secara genetik. Oleh karena itu rambut lurus atau keriting ,dan helaian rambut tipis atau tebal pada seseorang tidak dipengaruhi seberapa pendek Anda menggunting rambut. Pertumbuhan rambut juga dipengaruhi oleh faktor kondisi fisik. Pertumbuhan rambut dapat terganggu ketika seseorang sakit keras, penurunan atau kenaikan berat badan drastis, stres, kehamilan, terserang gangguan tiroid, hingga perubahan hormon.
4. Dilarang mencabut uban. Karena setiap satu helai uban tercabut, dua helai uban tumbuh kembali.
Tindakan mencabut uban tidak akan mempercepat pertumbuhan uban lain. Tumbuhnya rambut uban adalah sebagai bagian dari proses penuaan pada rambut. Sel-sel pembentuk pigmen atau melanosit yang mengalami penuaan, menyebabkan pigmen melanin yang dihasilkan berkurang. Akibatnya, warna rambut semakin memudar dan tidak lagi berwarna hitam.
5.Kebotakan pada kulit kepala merupakan warisan genetika dari sisi keluarga Ibu.
Penyebab utama kebotakan pada pria dan wanita memang dari faktor genetik. Namun, tidak diturunkan terbatas hanya dari sisi keluarga Ibu atau Ayah saja. Jika di dalam keluarga Ayah atau Ibu ada yang memiliki riwayat kebotakan, maka Anda dapat juga berpotensi mewarisi gen tersebut. Pada wanita biasanya akan mengalami pola penipisan pada rambut yang berakir dengan kebotakan.


6. Rutin mencuci rambut setiap hari, menyebabkan rambut rontok dan kulit kepala kering.
Penggunaan sampo yang sesuai dengan jenis rambut dan kulit kepala, didukung dengan cara mencuci rambut yang benar dan rutin, justru akan menjaga kulit kepala dalam keadaan bersih dan sehat. Sehingga, rambut akan tumbuh sehat dan kulit kepala pun bersih terawat.
7. Agar rambut cepat panjang, sisirlah sebanyak 100 kali setiap hari.
Pertumbuhan rambut tidak dapat dipengaruhi seberapa sering kita menyisir rambut. Sebaliknya, semakin banyak trauma pada rambut saat menyisir dengan sisir bergigi rapat, atau tarikan sisir yang terlalu kuat, justru akan mempermudah rambut lepas dan rontok.
8. Sering makan makanan yang pedas dan asin, akan meyebabkan kulit kepala gatal dan mengelupas.
Makanan yang pedas dan asin tidak akan menyebabkan kulit kepala gatal. Kecuali jika Anda memiliki alergi terhadap makanan tersebut.
9. Melakukan gerakan yoga atau senam, yang memungkinkan kepala berada dalam posisi menempel pada lantai, akan menyebabkan kerontokan dan kerusakan pada kulit kepala.
Kulit kepala terdiri atas lapisan-lapisan sel yang berfungsi sebagai pelindung. Ketika kepala menempel pada lantai dan tanpa menimbulkan adanya bekas atau luka tentu, maka hal ini tidak akan membuat kerusakan pada kulit kepala. Sehingga pertumbuhan rambut tidak akan terganggu.

Senin, 06 Januari 2014

Risiko Memakai Sepatu Hak Tinggi Setiap Hari

Hey Sobat Candledisk! Tahukah Kalian bahwa keseringan memakai sepatu heels setiap hari dapat membahayakan postur dan merusak kesehatan pada kaki Kamu? Yuk kita lihat efek samping apa saja yang timbul akibat memakai high heels!

Osteoartritis
Efek samping yang biasa terjadi akibat sering memakai sepatu heels adalah penyakit osteoartritis. Berdasarkan penilitian dari studi yang dilakukan oleh mahasiswa magister di Universitas Iowa, menyatakan bahwa wanita yang hampir tiap hari memakai sepatu heels maka ia akan menderita penyakit osteoartritis dan mengalami degenerasi atau kerusakan sel-sel pada tulang sendi kaki. Hal ini disebabkan karena sepatu heels dapat menggeser tulang lutut secara paksaan, dimana akhirnya akan menyebabkan degradasi tulang lutut.
Rasa Sakit Pada Tulang Sendi Kaki
Sepatu heels juga berdampak rasa nyeri pada tulang sendi jari kaki Kamu, karena adanya kapsulitis yang terjadi peradangan jaringan lunak di sekitar tulang-tulang sendi. Tak hanya itu, jari kaki Kamu pun akan mati rasa dan memerah karena gangguan persendian. Namun, kaki Kamu akan terasa lega dan nyaman ketika melepas sepatu heels yang dipakai dalam waktu yang lama.
Neuroma Morton
Neuroma morton termasuk efek samping yang berbahaya akibat pemakaian sepatu heels secara intensif. Perlu diketahui bahwa ukuran tinggi hak sepatu dan wadah tapak sepatu heels yang sempit mengakibatkan jaringan saraf di antara jari kaki Kamu menebal dan terseranglah para wanita pecinta sepatu heels oleh penyakit neuroma morton. Nyeri berat pada bantalan peluru tulang, parethesia dan mati rasa pun juga termasuk gejala umum dari penyakit ini.
Masalah Otot Tendon Pada Kaki
Yup! Kamu harus berhati-hati dengan hal yang satu ini ya ladies, sebab begitu Kamu memakai sepatu heels dalam waktu lebih dari 5 hari seminggu, jangan heran otot tendon pada kaki Kamu akan bermasalah. Kondisi ini mengakibatkan penyusutan serat otot betis sekitar 30%. Berdasarkan Journal of Experimental Biology, sepatu ini berakibat otot tendon Achilles Kamu menjadi tebal. Tidak hanya itu, masalah yang terletak di otot tendon dapat mengubah posisi istirahat pergelangan kaki dan membuat bentuk kaki Anda berubah ke posisi titik lebih rendah dari biasanya.
Deformitas Haglund
Ladies, waspadalah terhadap penyakit tersebut, sebab deformitas haglund atau sering disebut pompa benjolan, gejalanya ditandai dengan terjadinya pembesaraan tulang tumit. Terlebih lagi, jaringan lunak didekat otot tendon Achilles menjadi iritasi ketika pembesaran tulang tumit bergesekan dengan sepatu heels Kamu. Oleh karena itu, dokter menyarankan Kamu agar melakukan pelatihan stretching yang dapat memperlancar aliran darah otot tendon Achilles.
Mulai dari sekarang, tetaplah berhati-hati dalam menggunakan sepatu heels terlalu lama ya ladies. Keep your feet healthy, soft and beautiful all year!