Mengapa OS Android selalu diberinama seperti camilan?
Belum
lama ini, Android meluncurkan OS terbaru mereka, KitKat. Sistem operasi ini
dikatakan sebagai generasi baru dari yang pernah diluncurkan sebelumya. Bisa
dibilang, KitKat sudah lebih simpel bagi semua pengembang yang ingin membuat
aplikasi lunak pada piranti ini.
Sejak diambil alih Google pada tahun 2005, Android mulai menjamah
seluruh smartphone dan tablet – menyaingi dominasi Apple Machintosh, RIM,
dan Symbian. Namun, dari sembilan generasi yang sudah dilahirkan, kesemuanya
menggunakan nama makanan ringan untuk tiap jenis sistem operasinya.
Sebut saja Cupcake, lalu Eclair, Froyo [Frozen Yogurt],
Gingerbread, Honeycomb, ICS [Ice Cream Sandwich], Jelly Bean, dan terakhir
KitKat. Perhatikan dengan cermat, nama-nama yang diberikan untuk tiap versi OS
mereka. Semua jenis OS selalu bernama makanan dan mengikuti urutan Alfabet.
Menarik bukan?
Dalam berbagai kesempatan, Google tetap tak ingin memberitahu alasan
mereka memilih dessert sebagai nama platform mereka. “Ini seperti
rahasia bagi tim,” kata Randall Sarafa, juru bicara Google. “Bagaimana saya
harus mengatakannya ya? Kami memang sedikit ajaib dalam hal ini.”
Yang paling menarik ialah rilisan OS terbaru mereka yaitu KitKat.
Karena ini diambil dari sebuah produk snack dari Inggris. Alasan nama
KitKat dipilih, hanya karena para teknisi yang mengerjakan OS –hingga larut
malam– selalu mengudap camilan ini ketika sedang jenuh. Ya, meski ada sebagian
kritik mengatakan pemilihan nama itu adalah strategi penjualan KitKat. Karena
sebelumnya, desas-desus yang beredar di telinga pengguna Android, “Key Lime
Pie” adalah nama yang akan diusung.
Hal yang menarik tentang penamaan jenis Android ialah tidak
digunakannya huruf A dan B. Randall Safara menjelaskan sebenarnya huruf A dan B
pernah digunakan sebagai nama untuk generasi pertama OS Android. Hanya saja,
tidak jadi dilempar ke publik karena ada kekurangan di sisi program.
Huruf A digunakan untuk Android 1.0 “Astro Boy”. Sementara, huruf
B ialah Android 1.1 “Bender”. Sedangkan, menurut tiga teknisi Android,
Jean-Baptiste Queru, Dianne Hackborn, dan Romain Guy, mengatakan kalau kode
nama untuk Android 1.1 adalah Petit Four dan Android 1.0 tidak memiliki kode
nama sama sekali. Hmm, ada yang aneh ya.
Sudah jadi hal yang umum, ketika sebuah perusahaan merahasiakan
urusan dapurnya kepada publik. Ini pun dilakukan Google untuk menutupi
kebijakan dalam perusahaannya. Berikut ini adalah silsilah keluarga Android:
1. Android 1.5 – Cupcake
Ini adalaha generasi pertama yang berhasil diluncurkan Google ke
publik. Cupcake merupakan hasil penyempurnaan Android 1.0 yang tak pernah
dirilis secara resmi. Android ini dilengkapi fitur Google Mail Service dan
Voice Search. Kue mangkok berukuran kecil ini jadi tonggak awal, Android
menyerbu dunia.
2. Android 1.6 - Donut
Donut, kakak Cupcake dirilis Mei 2009, mendapat fitur tambahan
seperti merekam dan menonton video melalui kamera, mengunggah video ke YouTube,
upload gambar dan fitur dukungan Bluetooth A2DP. Sejak versi ini,
Android sudah mulai dikenal di publik.
3. Android 2.1 - Eclair
Kue berbentuk persegi panjang dengan topping cokelat di
atasnya ini dirilis Desember 2009. OS ini telah mengoptimalkan segi perangkat
keras, Google Maps 3.1.2, serta dukungan HTML5. Android Eclair adalah OS
pertama yang mulai dipakai banyak smartphone, berkat mengubah struktur
dan tampilan user interface.
4. Android 2.2 - Froyo
Frozen Yoghurt, cemilan fermentasi susu dingin ini dirilis pada 20
Mei 2012. Respon aplikasi Froyo jauh lebih cepat 2 sampai 5 kali dari
versi-versi sebelumnya. Ada juga fitur-fitur baru seperti dukungan Adobe Flash
10.1, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome, serta
pemasangan aplikasi dalam SD Card.
5. Android 2.3 - Gingerbeard
Kue jahe, yang bisa menghangatkan badan, dirilis bertepatan dengan
datangnya musim dingin, 6 Desember 2010. Yang mencolok dari OS ini adanya
peningkatan kemampuan permainan, peningkatan fungsi copy paste, dan
format video VP8 dan WebM. User interface pun dikenai perombakan ulang,
serta penambahan efek audio baru seperti reverb, equalization, headphone
virtualization, dan bass boost.
6. Android 3.0 - Honeycomb
Honeycomb, sereal jagung dengan rasa madu ini dirilis awal 2012.
OS Android yang dibentuk khusus untuk perangkat Tablet PC. Prosessor
multicore dan grafis dengan hardware acceleration jauh lebih baik
untuk mendukung kinerja Tablet PC.
7. Android 4.0 - Ice Cream Sandwich
Ice cream vanilla di antara dua biskuit cokelat, adalah generasi
yang jauh berbeda ketimbang versi sebelumnya. Ketika dirilis Mei 2011, Google
meyakini, OS ini dapat diaplikasikan di smartphone ataupun
tablet.
8. Android 4.1 - Jelly Bean
Jelly kacang berbentuk permen ini dirilis pada Mei 2011 juga.
Namun tentu jauh lebih baik ketimbang ICS, karena keyboard lebih
cekatan, desain baru fitur pencarian, serta dilengkapi Google Now yang dapat
memberikan informasi akurat tentang cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil
pertandingan olahraga.
9. Android 4.4 - KitKat
KitKat adalah OS Android terbaru yang dirilis September 2013.
Cukup mengatakan “OK Google” atau “OK Google Now”, pengguna bisa mengoperasikan
ponsel lewat suara tanpa menyentuhnya. Lewat fitur ini pengguna dengan mudah
melakukan panggilan telepon, mengoperasikan aplikasi Google, dan
lain-lain.